KPK Pastikan Koperasi Merah Putih Berjalan Transparan dan Akuntabel

JAKARTA, SultraNews.co.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan komitmennya dalam mengawal tata kelola program prioritas nasional,
termasuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) yang diinisiasi pemerintah untuk memperkuat kemandirian ekonomi rakyat melalui swasembada pangan berkelanjutan.
Keterlibatan KPK tercermin dalam partisipasinya pada rapat koordinasi Satuan Tugas Nasional KMP yang digelar di Graha Mandiri, Jakarta.
Fokus utama forum ini adalah penyelarasan regulasi lintas kementerian/lembaga guna memastikan kelancaran operasional dan pembiayaan program KMP.
Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menekankan pentingnya peran aparat penegak hukum (APH) dalam mengawasi pelaksanaan program agar berjalan transparan dan akuntabel.
"Sebagai salah satu program prioritas yang diinstruksikan Presiden, kami para APH berperan penting mengawasi dan memonitor operasional Koperasi Merah Putih agar berjalan sebagaimana mestinya," tegas Setyo.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mendorong percepatan harmonisasi regulasi agar pelaksanaan program dapat segera berjalan optimal.
"Kami mendorong seluruh kementerian/lembaga terkait untuk mempercepat penyusunan serta penyelarasan regulasi yang diharapkan dapat diimplementasikan sebelum pertengahan Agustus 2025," ujarnya.
Sejumlah kementerian tengah menyusun aturan teknis pendukung. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT),
Yandri Susanto, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang merancang Peraturan Menteri terkait persetujuan kepala desa dalam pengelolaan dana koperasi.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menyampaikan bahwa pihaknya juga tengah menyusun regulasi untuk memperjelas peran dan tanggung jawab pemerintah daerah dalam mendukung pendanaan program KKMP.
"Sampai saat ini, kami tengah menyusun draf Peraturan Menteri terkait dukungan bupati/wali kota atau pimpinan daerah dalam mekanisme pendanaan KKMP," ujar Tito.
Sebagai payung hukum awal, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 49 Tahun 2025 telah diterbitkan dan kini menjadi rujukan dalam harmonisasi kebijakan lintas sektor.
KPK juga terlibat aktif dalam penguatan sistem pencegahan dengan mengkaji potensi risiko kelembagaan dan memperkuat integritas pelaksana program di lapangan.
Salah satu yang ditekankan adalah pentingnya regulasi yang memungkinkan pemantauan sejak dini serta respons cepat terhadap penyimpangan.
Kehadiran KPK dalam forum ini menjadi wujud nyata untuk memastikan seluruh kementerian/lembaga berjalan dalam satu visi yang selaras dan akuntabel.
Sinergi ini turut diperkuat dengan keterlibatan aparat penegak hukum lainnya seperti Kejaksaan Agung dan Kepolisian RI sebagai mitra utama dalam fungsi pengawasan.
Dengan kolaborasi ini, KPK bersama kejaksaan dan kepolisian menegaskan kesiapan penuh untuk mendukung pelaksanaan program Koperasi Merah Putih yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.
Rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh Kementerian Koperasi, Kementerian Keuangan,
Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Sekretariat Negara, serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), yang tergabung dalam Satuan Tugas Nasional KMP.
Laporan: Aby Razak
Pria di Bombana Sembunyikan Sabu Siap Edar di Dalam Sarung, Polisi Temukan 13,02 Gram, Ada Uang Tunai dan Ponsel
Manajemen PT RCP Bantah Keterkaitan Penangkapan Arlan dengan Perusahaan
Akibat Informasi Menyesatkan, Kantor PT RCP Jadi Sasaran Amukan Massa
Narkoba Jaringan Internasional Beraksi di Sultra, 6,5 Kg Sabu Diamankan, Ancaman Pidana Mati!
KPK Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan 31 RSUD di Indonesia, Total 8 Tersangka Ditahan
Berita BerikutnyaGebyar Wisata Konawe Bersahaja Meriahkan Fashion Show SKPD di Kemerdekaan RI ke-80
Baca Lainnya
Posaline Dewi Kembali Diperiksa, Kejati Sultra Kembangkan Kasus Korupsi PT AMIN Rp 233 Miliyar
KENDARI, Sultranews.co.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali memeriksa terpidana kasus PT Alam Mitra Indah Nugraha (PT AMIN), Posaline Dewi, pada Selasa (14/7/2026). Posaline tiba di…
Kasus Dugaan Perzinaan Dua Oknum Guru P3K Konawe Makin Terang, Kuasa Hukum Ungkap Fakta Baru
KONAWE, Sultranews.co.id – Kasus Dugaan perzinahan Oknum Guru P3K di Kabupaten Konawe yang dilaporkan oleh seorang ibu rumah tangga pada 18 mei lalu terhadap sang suami yang kedapatan…
Sesama Penegak Hukum Unjuk Kesolitan, Polres dan Kejari Konawe Komitmen Soal Penegakan
KONAWE, Sultranews.co.id – Polres Konawe dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergitas dan soliditas dalam penegakan hukum di Kabupaten Konawe. Komitmen tersebut ditunjukkan…
KSPN Sultra Desak Penindakan, Viral Kedatangan TKA asal Tiongkok di Pomalaa Diduga Tanpa Dokumen Jelas
KONAWE, Sultranews.co.id - Maraknya Tenaga Kerja Asing di Sulawesi Tenggara bukan menjadi isu baru, bahkan penomena dalam perusahaan-perusahaan besar di bidang pertambangan. Apalagi yang melibatakn modal atau investor…
2 Pria Asal Kolaka Nekat Transaksi Sabu 100 Gram Dekat RS Bahteramas Kendari, Dibekuk Ditresnarkoba Polda Sultra
KENDARI, Sultranews.co.id - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Kota Kendari. Dalam operasi digelar, Selasa (12/5/2026) dini hari, polisi…
Aksi Pencurian Pria Misterius di SMA Lambuya Konawe Terekam CCTV, Barang Elektronik Raib Dibawa Kabur
KONAWE, Sultranews.co.id – Seorang pria di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), terekam CCTV sekolah, hendak mencuri, Selasa (12/5/2026) sekira 02.00 Wita. Aksi pencurian ini terjadi di SMA Negeri…















