KonaweWarta Desa

Libatkan 25 Relawan, Pendataan SDGs Desa Wonggeduku Akhirnya Rampung

KONAWE – Pemerintah Desa Wonggeduku, Kecamatan Wonggeduku Barat, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), akhirnya merampungkan pendataan Sustainable Development Goals (SDGs), berkat kerja sama dari 25 orang tim relawan.

Bukan tanpa alasan, percepatan perampungan pendataan dan pengimputan SDGs dikarenakan dari batas ambang waktu yang ditetapkan, bakal berakhir pada bulan Mei 2021.

“Hampir semua desa di Kabupaten Konawe, bahkan se Indonesia, diminta agar cepat melakukan pendataan dan pengimputan. Sebab ada ambang waktu yang telah kami diberikan,” kata Kepala Desa Wonggeduku Syawal, S.SOs kepada awak media, Jumat (7/5/2021).

Kepala Desa Wonggeduku Syawal, S.SOs

Untuk itu, Syawal berterima kasih terhadap tim relawan, yang telah bekerja tanpa mengenal lelah, agar pendataan SDGs ini benar-benar terdata dengan baik dan teliti, agar didalam pengimputan tidak terdapat masalah.

“Syukur Alhamdulillah, pendataan dan pengimputan SDGs sudah selesai. Ini juga berkat kerja sama dari team semua,” ucapnya.

Adapun tim yang terlibat dalam pendataan SDGs, Syawal menyebut, dirinya (Kades) bertindak sebagai (Pembina). Sementara Sekretaris Desa (Sekdesa) adalah Ketua, Kasi Pemerintahan Desa (Kasi Pemdes) sebagai Sekretaris. Sedangkan anggota terdiri dari unsur perangkat desa, ketua RW, ketua RT, unsur karang taruna, unsur PKK, unsur masyarakat lainnya.

“Demi kelancaran pendataan, kami lakukan pembekalan SDGs di Desa Lahotutu. Mengingat detlain waktu, dan mengigat agar pelaksanaan pendataan dan penginputan akan segera dikirim,” tuturnya.

Sementara untuk penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT), lanjut lelaki semampai itu lagi-lagi menyebutkan, ada sebanyak 33 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Untuk total anggaran yang disalurkan sebesar Rp 9.900.000, yang disalurkan pada hari Kamis (29/4/2021) lalu.Dee

“Untuk lebih jelasnya, semua mata angagran yang sudah terencana, kami sudah masukkan kedalam baliho APBDes yang sudah di transfaransikan yang sudah dipampan di kantor Desa,” imbuhnya.

Baca Juga :  VIDEO: Ribuan Massa Aksi dari Ormas Tawon, Masuki Kawasan Mega Industri di Morosi

Adapun kegiatan penanganan Covid-19 Sayawal mengarakan, dirinya telah mengadakan berupa masker, kacamata pisel, kos tangan, handsanitizer, tangki penyemprotan, serta baju untuk team relawan Covid-19.

Bahkan ada juga topi dan sepatu. Kata dia, semuanya sudah terealisasikan serta bahan-bahan disinfektan seperti wipol, baiklin dan sewidzal serta tandon dan tusukannya yang terbuat dari besi.

“Dikegiatan Covid ini, kebetulan melibatkan saya sendir selaku Kades, aparat desa, BPD, tokoh masyarakat, dan Kader. Sementara Babinkamtibmas, Bhabinsa serta Pendamping Desa, bertindak sebagai pendamping kami,” tutupnya.

Laporan: Jaspin

Back to top button
error: Copyright by sultranews.co.id