Menanti Tersangka Kasus 'Desa Siluman' di Konawe

sultranews.net - Penanganan kasus desa fiktif yang disebut-sebut sebagai 'Desa Siluman', hingga kini masih terus bergulir di penyidik Tidpikor Dit Reskrimsus Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (6/11/2019).
Namun kasus yang ditangani oleh Kepolisian sejak 2018 lalu itu, tidak kunjung adanya sederet nama yang menjadi tersangka.
Kasubbid PPID Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh, mengatakan dari laporan 56 desa yang ditangani, sementara ada dua desa yang ditemukan diduga fiktif.
Namun ketika ditanya nama dua desa itu, Dolfi belum bersedia menyebutkan.
"Sudah dilakukan pengecekan oleh tim penyidik, dari 56 yang diterima laporannya, ada 23 desa yang tidak terdaftar di Mendagri. Sedangkan dua desa yang ditemukan dipastikan fiktif karena tidak ada warganya," ujar Dolfi kepada sultranews.net di ruang kerjanya Rabu (6/11/2019).
Terkait kasus dugaan desa siluman itu, penyidik nampaknya tidak mau terburu-buru untuk menetapkan adanya tersangka.
"Kasus ini masih sementara pemeriksaan saksi-saksi sudah ada 57 yang dimintai keterangannya. Untuk penetepan tersangka, penyidik masih menunggu penghitungan hasil kerugian negara dari kantor perwskilan BPKP Sultra," ucapnya.
Liputan. Wayan Sukanta
Pria di Bombana Sembunyikan Sabu Siap Edar di Dalam Sarung, Polisi Temukan 13,02 Gram, Ada Uang Tunai dan Ponsel
Manajemen PT RCP Bantah Keterkaitan Penangkapan Arlan dengan Perusahaan
Akibat Informasi Menyesatkan, Kantor PT RCP Jadi Sasaran Amukan Massa
Narkoba Jaringan Internasional Beraksi di Sultra, 6,5 Kg Sabu Diamankan, Ancaman Pidana Mati!
KPK Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan 31 RSUD di Indonesia, Total 8 Tersangka Ditahan
Berita BerikutnyaOperasi Zebra Berakhir, 9980 Kendaraan di Sultra Kena Tilang
Baca Lainnya
Perkuat Sistem Pengolahan Sampah di Konawe, Bupati Yusran Tinjau TPST di Mataiwoi
KONAWE, Sultranews.co.id – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T, meninjau sarana Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kelurahan Mataiwoi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (19/10/2026). Kunjungan kerja…
Cabor Tenis Meja Mati Suri 10 Tahun, Astarif Pimpin PTMSI Kabupaten Konawe
KONAWE, Sultranews.co.id — Setelah hampir 10 tahun mengalami kevakuman, cabang olahraga tenis meja di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menggeliat. Astarif terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan…
Akademisi Asal Unilaki Dorong Konsep "Penta Heliks" untuk Riset dan Inovasi di Kabupaten Konawe
KONAWE, Sultranews.co.id — Penguatan ekosistem riset dan inovasi daerah di Kabupaten Konawe terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Akademisi asal Universitas Lakidende (Unilaki) Kabupaten Konawe, Dr. Ir. Alkadri, S.T.,…
Terbanyak di Sulawesi Tenggara, BRIDA Konawe Berhasil Mengirim 49 Inovasi Daerah ke BSKDN Kemendagri, Sekda Konawe Berikan Apresiasi
KONAWE, Sultranews.co.id - Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Konawe mencatatkan capaian luar biasa dengan menjadi daerah penyumbang inovasi terbanyak di Sulawesi Tenggara (Sultra) sebanyak 49 inovasi…
Penginputan IID Se-Indonesia Resmi Berakhir, Kabupaten Konawe Berhasil Mengirim 49 Inovasi Daerah
KONAWE, Sultranews.co.id – Tahapan penginputan Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026 secara nasional resmi berakhir Senin (31/8/2026) pada pukul 23.59 Waktu Indonesia Barat (Wib). Kabupaten Konawe menutup proses…
Sering Gangguan, Warga Tiga Kecamatan di Konawe Pertanyakan Kualitas Jaringan Telkom/Indihome
KONAWE, Sultranews.co.id — Sejumlah warga di Kecamatan Wonggeduku Barat (Wobar), Wonggeduku, dan Pondidaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, mengeluhkan gangguan jaringan internet Telkom/IndiHome yang dinilai cukup sering terjadi dalam…















