KonaweWarta Desa

Pemdes Bendewuta Salurkan BLT Kepada Lansia dan Penyandang Disabilitas

KONAWE – Desa Bendewuta, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), melalui Kepala Desa (Kades) Bendewura, berikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada lansia dan penyandang disabilitas.

Adapun jumlah penerima BLT di Bendewuta sebanyak 28 orang yakni, Lansia 24 orang dan penyandang disabilitas 4 orang.

Saat ditemui Kades Bendewuta Muliadi menuturkan, tahun 2021 ini penerima BLT yang anggaranya melalui DD sangat terbatas, berbeda pada tahun 2020 lalu. Sehingga dirinya berinisiatif untuk pemerima BLT tahun ini lebih terfokus kepada lansia dan mereka yang punya keterbatasan fisik dan mental.

“Saya berharap BLT yang diberikan kepada mereka (masyarakat) dari pemerintah pusat, walaupun tidak secara langsung bisa lebih bermanfaat dan bernilai ibadah apa lagi ini di bulan suci ramadhan yang penuh berkah,” ungkapnya. Saat ditemui di kediamannya, Minggu (9/5/2021).

Kata Muliadi, sebenarnya masih ada beberapa masyarakat yang sebenarnya masih membutuhkan BLT twrersebut. Hanya saja, keterbatasan anggaran. Tetapi menurutnya masih berupaya semaksimal mungkin agar yang belum mendapatkan BLT bisa terkaper kembali.

Baru-baru ini juga masyarakat setempat melakukan panen padi, kendati hasilnya tidak sesuai harapan namun bisa membantu meringankan beban masyarakat dalam kondisi covid-19 saat ini.

“Wilayah saya ini walaupun rumah masyarakat kelihatan brewok namun mereka masi bisah bertahan memenuhi kebutuhannya dalam kondisi covid-19 dengan hasil pertanian padi walaupun harga gabah anjlok,” ungkapnya.

Lanjut Muliadi, anggaran DD tahun ini tidak hanya untuk BLT namun ada beberapa aitem kegiatan yang dilaksanakan, diperkirakan bakal rampung sebelum lebaran idul fitri.

Kegiatan tersebut yakni, penanganan dan pencegahan guna memutus mata rantai penyebaran covid-19, menyediakan sarana cuci tangan setiap rumah warga, melakukan penyemprotan disinfektan di tempat umum dan rumah warga.

“Anggaran yang ada 8% masi tersisa dan akan digunakan penanganan covid-19 selama satu tahun berjalan,” katanya.

Selanjutnya, melakukan pendataan SDGs setiap ruma warga oleh tim yang ditunjuk, hingga saat ini tinggal sesi pengimputan data dan akan rampung sebelum lebaran idul fitri.

“Anggaran yang digunakan melalui DD, selain honor tim ada juga pembelanjaan satu buah HP dan latop sebagai pasilitas pendukung pengimputan data,” tuturnya.

Kades yang bergelut di dunia pertanian ini menambahkan, selai dua aitem kegiatan yang terlaksana, saat ini juga pihak sementara mengerjakan saluran drainase sepanjang 257 meter dan melibatkan masyarakat sesuai program PKTD.

“Progran PKTD ini sangat membantu masyarakat untuk bisa memenuhi kebutuhan, saya suru kerja walaupun bulan puasa, supaya selain dapat gaji setiap tetesan keringat mereka juga bisa bernilai ibadah, karena drainase yang dikerja ini digunakan oleh semua masyarakat,” tutupnya.

Laporan: Jaspin

Back to top button
error: Copyright by sultranews.co.id