Pemerintah Luncurkan Program Revitalisasi PAUD untuk Tingkatkan Mutu Layanan Pendidikan Anak Usia Dini
SURABAYA, SultraNews.id – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meluncurkan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini di seluruh Indonesia. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, menegaskan bahwa revitalisasi PAUD merupakan bagian integral dari agenda besar pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
Dalam sambutannya pada kegiatan Finalisasi Dokumen Perencanaan dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Revitalisasi PAUD Tahap 4 Tahun 2025, Wamen Atip mengungkapkan bahwa masih banyak ruang kelas yang perlu dibangun di seluruh Indonesia. “Ini adalah tantangan besar, tetapi sekaligus momentum untuk bergerak bersama menghadirkan perubahan nyata dalam pemenuhan layanan pendidikan yang merata,” ujarnya.
Atip juga menekankan pentingnya penandatanganan dokumen PKS sebagai bentuk komitmen antara pemerintah pusat dan satuan pendidikan. “Dokumen PKS ini bukan sekadar formalitas, tetapi wujud nyata dari kesepahaman bersama agar program berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan berdampak maksimal,” tegasnya.
Direktur PAUD, Nia Nurhasanah, menambahkan bahwa revitalisasi PAUD merupakan langkah strategis pemerintah untuk mewujudkan layanan Pendidikan Anak Usia Dini yang Bermutu untuk Semua. “Revitalisasi PAUD bukan sekadar program bantuan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan layanan PAUD yang bermutu sejak dini,” ujarnya.
Program revitalisasi ini diharapkan mampu menghadirkan layanan PAUD yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang unggul. Dengan sinergi pemerintah pusat, daerah, serta satuan PAUD, program ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pelaksanaan program revitalisasi satuan PAUD.
Kegiatan finalisasi dokumen perencanaan dan penandatanganan PKS ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pelaksanaan program revitalisasi satuan PAUD. Hasil luaran yang diharapkan meliputi:
1. Peningkatan kapasitas SDM dalam mendukung revitalisasi satuan PAUD
2. Optimalisasi pengelolaan bantuan agar tepat sasaran
3. Peningkatan kualitas perencanaan infrastruktur pendidikan
4. Tersusunnya dokumen Perjanjian Kerja Sama yang lengkap dan siap implementasi
Kegiatan ini diikuti oleh 452 peserta yang berasal dari 76 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Sumatera Utara. Para peserta terdiri dari perwakilan BBPMP/BPMP, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, kepala satuan PAUD sasaran, serta tim perencana dari 167 satuan PAUD penerima bantuan revitalisasi.
Dengan semangat kolaborasi dan integritas, Program Revitalisasi PAUD ini diharapkan tidak hanya menghadirkan bangunan fisik yang layak, tetapi juga menjadi tonggak dalam penyediaan layanan pendidikan anak usia dini yang bermutu dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
LAPORAN: Aby Razak



