PMII Konawe Kecam Keras Tindakan Aparat yang Lindas Ojol hingga Tewas, Desak Kapolri Turun Tangan

KONAWE, SultraNews.co.id - Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Konawe mengecam keras tindakan aparat kepolisian yang diduga dengan sengaja melindas seorang pengemudi ojek online hingga meninggal dunia.
Peristiwa tragis ini dinilai sebagai bentuk nyata tindakan keji, pelanggaran kemanusiaan, dan mencederai marwah kepolisian sebagai institusi pelindung rakyat.
Ketua PC PMII Kabupaten Konawe, Harbiansyah, menegaskan bahwa tindakan tersebut sangat melukai rasa keadilan masyarakat.
"Ini adalah perbuatan biadab yang tidak bisa ditolerir. Aparat yang seharusnya menjadi pengayom masyarakat justru berubah menjadi algojo yang merenggut nyawa warga sipil," tegas Harbiansyah dalam keterangannya.
Menurutnya, peristiwa ini semakin memperlebar jurang ketidakpercayaan rakyat terhadap aparat penegak hukum. Ia menilai, jika kasus semacam ini dibiarkan, akan menumbuhkan preseden buruk di mana aparat merasa kebal hukum.
"Kasus ini menambah daftar panjang praktik kekerasan aparat yang kerap lolos dari jerat hukum," tambahnya.
PC PMII Konawe mendesak Kapolri untuk segera turun tangan, melakukan investigasi terbuka, serta menindak semua aparat yang terlibat tanpa pandang bulu.
"Kami tidak ingin ada upaya menutup-nutupi kasus ini. Semua oknum yang terlibat harus diproses hukum secara transparan," ujar Harbiansyah.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa PMII Konawe tidak akan tinggal diam. Bersama kelompok Cipayung Plus, PC PMII siap menggelar aksi solidaritas di depan Mapolres Konawe untuk menyuarakan keadilan bagi korban.
"Kami bersama Cipayung Plus akan melakukan aksi solidaritas di Polres Konawe. Ini adalah langkah moral sekaligus perjuangan kemanusiaan agar rakyat tidak terus menjadi korban kekerasan aparat," ungkapnya.
Selain itu, Harbiansyah juga menyerukan kepada masyarakat sipil, organisasi mahasiswa, tokoh masyarakat, hingga lembaga bantuan hukum agar ikut mengawal kasus ini sampai tuntas.
"Jangan biarkan nyawa rakyat hanya dihargai dengan permintaan maaf atau sekadar pernyataan kosong," pungkasnya.
Dengan sikap tegas ini, PC PMII Konawe menegaskan komitmennya untuk terus berada di garis depan dalam memperjuangkan hak-hak rakyat kecil, sekaligus memastikan peristiwa tragis yang menimpa seorang pengemudi ojek online tersebut tidak berakhir tanpa keadilan.
PC PMII Konawe akan terus mengawal kasus ini dan memastikan bahwa keadilan ditegakkan seadil-adilnya. Masyarakat diharapkan dapat bergabung dalam aksi solidaritas untuk menyuarakan keadilan bagi korban.
Laporan: Aby Razak
Pria di Bombana Sembunyikan Sabu Siap Edar di Dalam Sarung, Polisi Temukan 13,02 Gram, Ada Uang Tunai dan Ponsel
Manajemen PT RCP Bantah Keterkaitan Penangkapan Arlan dengan Perusahaan
Akibat Informasi Menyesatkan, Kantor PT RCP Jadi Sasaran Amukan Massa
Narkoba Jaringan Internasional Beraksi di Sultra, 6,5 Kg Sabu Diamankan, Ancaman Pidana Mati!
KPK Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan 31 RSUD di Indonesia, Total 8 Tersangka Ditahan
Berita BerikutnyaDewan Pers Serukan Profesionalisme dan Keselamatan Wartawan dalam Pemberitaan Unjuk Rasa
Baca Lainnya
Posaline Dewi Kembali Diperiksa, Kejati Sultra Kembangkan Kasus Korupsi PT AMIN Rp 233 Miliyar
KENDARI, Sultranews.co.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali memeriksa terpidana kasus PT Alam Mitra Indah Nugraha (PT AMIN), Posaline Dewi, pada Selasa (14/7/2026). Posaline tiba di…
Kasus Dugaan Perzinaan Dua Oknum Guru P3K Konawe Makin Terang, Kuasa Hukum Ungkap Fakta Baru
KONAWE, Sultranews.co.id – Kasus Dugaan perzinahan Oknum Guru P3K di Kabupaten Konawe yang dilaporkan oleh seorang ibu rumah tangga pada 18 mei lalu terhadap sang suami yang kedapatan…
Sesama Penegak Hukum Unjuk Kesolitan, Polres dan Kejari Konawe Komitmen Soal Penegakan
KONAWE, Sultranews.co.id – Polres Konawe dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergitas dan soliditas dalam penegakan hukum di Kabupaten Konawe. Komitmen tersebut ditunjukkan…
KSPN Sultra Desak Penindakan, Viral Kedatangan TKA asal Tiongkok di Pomalaa Diduga Tanpa Dokumen Jelas
KONAWE, Sultranews.co.id - Maraknya Tenaga Kerja Asing di Sulawesi Tenggara bukan menjadi isu baru, bahkan penomena dalam perusahaan-perusahaan besar di bidang pertambangan. Apalagi yang melibatakn modal atau investor…
2 Pria Asal Kolaka Nekat Transaksi Sabu 100 Gram Dekat RS Bahteramas Kendari, Dibekuk Ditresnarkoba Polda Sultra
KENDARI, Sultranews.co.id - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Kota Kendari. Dalam operasi digelar, Selasa (12/5/2026) dini hari, polisi…
Aksi Pencurian Pria Misterius di SMA Lambuya Konawe Terekam CCTV, Barang Elektronik Raib Dibawa Kabur
KONAWE, Sultranews.co.id – Seorang pria di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), terekam CCTV sekolah, hendak mencuri, Selasa (12/5/2026) sekira 02.00 Wita. Aksi pencurian ini terjadi di SMA Negeri…















