Pria ini Kejang-kejang Hingga Tewas Ditempat Usai "Disedot" Bencong

sultranews.net - Pria berinisial IW, ditemukan tidak bernyawa di Jalan Seokarnao-Hatta, Lingkungan IV, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, Sumatera Utara (Sumut), pada Senin (18/11/2019), pukul 04.15 wita.
Diduga korban tewas setalah melakukan hubungan 'oral seks' dengan salah seorang waria yang dibayarnya. Sebelum tewas korban sempat mengalami kejang-kejang.
Dikutip dari e-news.id, kejadian itu berawal ketika saksi berinisial MYL alias Amanda yang tidak lain ialah teman kencan korban, tengah menunggu pelanggan di sekitar lokasi kejadian.
Disaat bersamaan korban pun datang dan meminta untuk "disedot" oleh sang waria dengan tarif Rp30 ribu rupiah. Setelah sepakat, Amanda pun langsung memenuhi permintaan korban.
Namun, setelah mendapatkan servis oleh sang waria, IW malah kejang-kejang dan kaku tak bergerak di lantai tempat mereka melakukan hubungan oral seks.
Merasa takut melihat kliennya tergeletak tak bergerak di lantai, Amanda pun melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
Dari hasil olah TKP sementara, personil kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh IW.
Selanjutnya mayat korban diboyong ke RSUD Dr. RM. Djoelham Binjai, guna kepentingan otopsi dan setelah dihubungi petugas, pihak keluarga langsung membawanya ke rumah duka untuk dikuburkan.
"Benar, kita menerima laporan tentang kejadian itu, dan setelah kita lakukan oleh TKP, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, pihak keluarga juga sudah ikhlas serta membuat surat pernyataan tidak ingin dilakukan visum pada tubuh IW," Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting.
(SN)
Pria di Bombana Sembunyikan Sabu Siap Edar di Dalam Sarung, Polisi Temukan 13,02 Gram, Ada Uang Tunai dan Ponsel
Manajemen PT RCP Bantah Keterkaitan Penangkapan Arlan dengan Perusahaan
Akibat Informasi Menyesatkan, Kantor PT RCP Jadi Sasaran Amukan Massa
Narkoba Jaringan Internasional Beraksi di Sultra, 6,5 Kg Sabu Diamankan, Ancaman Pidana Mati!
KPK Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan 31 RSUD di Indonesia, Total 8 Tersangka Ditahan
Berita BerikutnyaOknum Pembina Pramuka ini Divonis Hukuman Kebiri, Usai Cabuli 15 Anak Didiknya
Baca Lainnya
Pria di Bombana Sembunyikan Sabu Siap Edar di Dalam Sarung, Polisi Temukan 13,02 Gram, Ada Uang Tunai dan Ponsel
BOMBANA, Sultranews.co.id – Polres Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali menunjukkan komitmennya memberantas peredaran narkotika. Kali ini, Satuan Reserse Narkoba Polres Bombana, berhasil menggagalkan distribusi sabu di wilayah Kecamatan…
Manajemen PT RCP Bantah Keterkaitan Penangkapan Arlan dengan Perusahaan
MOROWALI, Sultranews.co.id - Api yang melalap kantor PT Raihan Catur putra (RCP) pada Sabtu malam, 3 Januari 2026, menyisakan jejak amarah yang lahir dari informasi simpang siur. Di…
Akibat Informasi Menyesatkan, Kantor PT RCP Jadi Sasaran Amukan Massa
MOROWALI, Sultranews.co.id - Isu yang tak pernah terkonfirmasi berubah menjadi amarah kolektif, pada Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 21.01 WITA malam lalu. Puluhan warga mayoritas perempuan menggenggam obor dan…
Narkoba Jaringan Internasional Beraksi di Sultra, 6,5 Kg Sabu Diamankan, Ancaman Pidana Mati!
KENDARI, SultraNews.co.id - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil mengungkap dan memberantas kasus peredaran narkoba jaringan internasional dengan barang bukti sabu seberat 6.583 gram atau…
KPK Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan 31 RSUD di Indonesia, Total 8 Tersangka Ditahan
JAKARTA, SultraNews.co.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan tindak pidana korupsi pada pembangunan 31 rumah sakit umum daerah (RSUD) di seluruh Indonesia. Pendalaman ini dilakukan seiring dengan…
KPK Tahan 3 Tersangka Baru Kasus Korupsi RSUD Kolaka Timur Senilai Rp170,3 Miliar
JAKARTA, SultraNews.co.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan 3 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi terkait proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara (Sultra).…










