EkonomiKendariSerba-serbi

PT. Cahya Pertiwi Indonesia Gandeng TAMALAKI Sultra Berbagi Sembako

KENDARI – Tak mau ketinggalan dalam berbagi kebaikan pada Bulan Suci Ramadhan yang penuh berkah, PT. Cahya Pertiwi Indonesia (CPI) bersama
Taman Pemuda dan Mahasiswa (TAMALAKI) Sulawesi Tenggara (Sultra)
berbagi Sembilan Bahan Pokok (Sembako), kepada warga kurang mampu di Kendari Minggu (25/4/2021).

Selain membagikan sembako kepada warga kurang mampu, juga memberikan bantuan pada organisasi berupa beras sebanyak 15 ton.

Sebagai perpanjangan tangan dari PT CPI, TAMALAKI Sultra dipercayakan untuk membagikan sembako berupa beras, kepada mereka yang notabene sangat membutuhkan.

“Kegiatan ini merupakan amal ibadah dalam melaksanakan sedekah. Utamanya dalam berbagi sesama manusia di muka bumi ini. Apalagi kegiatan itu, dilakukan setahun satu kali, yakni di bulan suci ramadhan,” ungkap Wakil Ketua Tamalaki Sultra Wahyudi kepada Sultranews.

Wahyudi mengatakan, sebagai seorang muslim yang budiman, ketika kita mempunyai reseki yang berlebih, kita seharusnya berpikir bagaimana cara untuk membantu terhadap sesama dengan cara berbagi. Untuk itu dengan dilibatkanya oleh pihak perusahaan dirinya sangat bersyukur karena telah mampu terlibat dalam membantu berbagi, khususnya kepada kaum duafa, pemulung, di suasana bulan suci ramadhan.

“Syukur Alhamdulillah. Tuhan maha mengetahui, dan maha penyayang. Hari ini saya sangat bahagia, bisa berbagi terhadap sesama. Insya Allah berkah,” tuturnya.

Ia juga tak lupa berterima kasih kepada pihak PT CPI, yang telah mempercayakan kepada organisasi yang dipimpinnya itu, untuk memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu.

“Terimakasih yang setinggi-tingginya terkhusus PT CPI. Insya Allah kami akan selektif dalam menyalurkan dan memastikan semua tersalur dengan baik dan tepat sasaran,” ucap dia.

Mudah mudahan dengan bantuan tersebut tentunya adalah bagian mensucikan diri di bulan Ramadhan dengan membagi kebahagiaan kepada mereka yang kurang mampu.

Laporan : Erwin

Editor : Ovhin

Back to top button
error: Copyright by sultranews.co.id