Skandal Alsintan di Konawe: Dugaan Pungli dan Penyalahgunaan Wewenang Menghantui Dinas Pertanian

waktu baca 2 menit

KONAWE, SultraNews.co.id – Penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan) Handtractor secara diam-diam pada malam hari serta tanpa koordinasi di Kabupaten Konawe telah memicu dugaan pungutan liar dan penyalahgunaan wewenang di Dinas Pertanian setempat, kamis (27/11/2025).

Delapan unit handtractor bantuan pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) diduga disalurkan diam-diam oleh oknum aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pertanian Konawe, dengan tujuh unit di Kecamatan Asinua dan satu unit di Kecamatan Wonggeduku.

Dinas Pertanian Konawe belum merilis data resmi mengenai kelompok tani penerima bantuan, dan Kepala Dinas Pertanian Konawe memilih bungkam saat dikonfirmasi terkait daftar penerima maupun motif penyaluran malam dan tanpa koordinasi tersebut.

Namun, dua ASN Dinas Pertanian berinisial H dan S diduga menjadi pihak yang bertanggung jawab atas penyaluran alsintan program Brigade Pangan tersebut.

Pengurus Besar Himpunan Aktivis Muda (PB HAM) Sultra menuding terjadi praktik permintaan uang oleh pejabat Dinas Pertanian agar kelompok tani bisa mendapatkan alsintan, dengan dugaan pungutan liar sebesar Rp 18 juta per kelompok tani.

“Mestinya Penyaluran Alsintan dilakukan oleh Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), bukannya Plt Kabid Hortikultura yang tidak punya kapasitas,” kata Supril, PB HAM Sultra.

Kepala Dinas Pertanian Konawe, Gunawan Samad, mengakui bahwa penyaluran alsintan pada malam hari itu dilakukan tanpa sepengetahuannya maupun tanpa koordinasi dengan Bupati, dan telah menegur keras kedua ASN tersebut serta menarik kembali seluruh handtractor yang terlanjur berpindah ke kelompok tani.

“Penyaluran alsintan ini tidak sesuai dengan prosedur yang berlaku, dan kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui motif di balik penyaluran ini,” kata Gunawan Samad.

Sementara itu, Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, meminta agar kasus ini diusut tuntas dan meminta agar Dinas Pertanian Konawe untuk melakukan evaluasi dan perbaikan dalam penyaluran alsintan di masa depan.

“Kasus ini harus diusut tuntas dan kami akan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam penyaluran alsintan yang tidak sesuai dengan prosedur,” kata Bupati Konawe.

 

Laporan: Aby Razak