Laode Rahmat Apiti: Silakan Demo, Asal Jangan Bakar Atribut

KENDARI - Demonstrasi yang dilakukan oleh Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Mahasiswa dalam rangka menolak Munas Kadin dan menolak kedatangan Presiden, diapresiasi oleh Laode Rahmat Apiti selaku Koordinatro penyelenggara Munas Kadin Sultra.
Laode Rahmat Apiti mengatakan, silakan saja berdemontrasi karna itu adalah bagian dari aspirasi, asalkan jangan membakar atribut Kadin dan lain sebagainya.
"Demo boleh saja karena itu bagian dari dialektika publik, tapi jangan main bakar atribut (bendera kadin), pinta Rahmat.
Bendera, kata Odet panggilan akrabnya, merupakan atribut paling "suci" bagi setiap organisasi. Siapapun tidak akan menerima jika atributnya dibakar apalagi bendera yang menjadi simbol terhormat kadin.
"Sudah sejak minggu yang lalu saya sampaikan pada elemen elemen penolak munas agar datang ke Kadin untuk menyampaikan aspirasi, karena itu juga adalah pesan dari Ketua Kadin Sultra Anton Timbang. Karena beliau berpesan agar menghadapi pendemo dengan humanis dan bila mereka ke Kantor Kadin jamu dengan makan siang atau makan malam," tutur Odet menyampaikan pesan Anton Timbang.
Lanjut Odet, Kami tidak akan melalukan tindakan anarkis untuk memberi pelajaran pada adik adik yang demo, sebab teman-teman Kadin Sultra masih bijak merespon mereka.
"Sampaikan aspirasi dengan cara-cara yang "ningrat". Kalau terpelajar tentu demonya tidak brutal, Karena bakar bendera bagian dari tindakan brutalisme," ucapnya.
Editor : Jaspin
Sumber : Media Center Munas Kadin Sultra
Pria di Bombana Sembunyikan Sabu Siap Edar di Dalam Sarung, Polisi Temukan 13,02 Gram, Ada Uang Tunai dan Ponsel
Manajemen PT RCP Bantah Keterkaitan Penangkapan Arlan dengan Perusahaan
Akibat Informasi Menyesatkan, Kantor PT RCP Jadi Sasaran Amukan Massa
Narkoba Jaringan Internasional Beraksi di Sultra, 6,5 Kg Sabu Diamankan, Ancaman Pidana Mati!
KPK Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan 31 RSUD di Indonesia, Total 8 Tersangka Ditahan
Berita BerikutnyaRatusan Massa Demo Tolak Munas Kadin di Kendari Berakhir Ricuh
Baca Lainnya
Posaline Dewi Kembali Diperiksa, Kejati Sultra Kembangkan Kasus Korupsi PT AMIN Rp 233 Miliyar
KENDARI, Sultranews.co.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali memeriksa terpidana kasus PT Alam Mitra Indah Nugraha (PT AMIN), Posaline Dewi, pada Selasa (14/7/2026). Posaline tiba di…
Kasus Dugaan Perzinaan Dua Oknum Guru P3K Konawe Makin Terang, Kuasa Hukum Ungkap Fakta Baru
KONAWE, Sultranews.co.id – Kasus Dugaan perzinahan Oknum Guru P3K di Kabupaten Konawe yang dilaporkan oleh seorang ibu rumah tangga pada 18 mei lalu terhadap sang suami yang kedapatan…
Sesama Penegak Hukum Unjuk Kesolitan, Polres dan Kejari Konawe Komitmen Soal Penegakan
KONAWE, Sultranews.co.id – Polres Konawe dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Konawe menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergitas dan soliditas dalam penegakan hukum di Kabupaten Konawe. Komitmen tersebut ditunjukkan…
KSPN Sultra Desak Penindakan, Viral Kedatangan TKA asal Tiongkok di Pomalaa Diduga Tanpa Dokumen Jelas
KONAWE, Sultranews.co.id - Maraknya Tenaga Kerja Asing di Sulawesi Tenggara bukan menjadi isu baru, bahkan penomena dalam perusahaan-perusahaan besar di bidang pertambangan. Apalagi yang melibatakn modal atau investor…
2 Pria Asal Kolaka Nekat Transaksi Sabu 100 Gram Dekat RS Bahteramas Kendari, Dibekuk Ditresnarkoba Polda Sultra
KENDARI, Sultranews.co.id - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Kota Kendari. Dalam operasi digelar, Selasa (12/5/2026) dini hari, polisi…
Aksi Pencurian Pria Misterius di SMA Lambuya Konawe Terekam CCTV, Barang Elektronik Raib Dibawa Kabur
KONAWE, Sultranews.co.id – Seorang pria di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), terekam CCTV sekolah, hendak mencuri, Selasa (12/5/2026) sekira 02.00 Wita. Aksi pencurian ini terjadi di SMA Negeri…















