SMAN 5 Baruga Siap Buka Penerimaan Siswa Baru, ini Syaratnya

Kendari - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), tidak lama lagi akan segera dibuka di seluruh daerah Sulawesi Tenggara, Kamis (18/6/2020).
Sejumlah sekolah mulai melakukan persiapan sistem terhadap PPDB tersebut. Seperti salah satunya SMA Negeri 5 Baruga, Kota Kendari.
Di sekolah itu, PPDB yang diterapkan dengan dua sistem yaitu During (online). Namun jika mengalami kesulitan, pihak sekolah akan siap memfasilitasi.
Kepala Sekolah SMA 5 Baruga, Andi Nurdin mengatakan pendaftaran resmi dibuka mulai pada 22 Juni dan berakhir 4 Juli 2020.
"Pendaftaran dapat dilakukan dengan cara mendaftar secara online pada situs web yang telah disediakan. Jika tidak memiliki android atau terkendala soal jaringan, pihak sekolah akan membantu memfasilitasi," ujar Nurdin kepada Sultra News di ruang kerjanya, Kamis (18/6/2020).
Selain itu, terdapat juga aturan lainnya yang diterapkan pada PPDB tersebut. Setiap pendaftar harus melampirkan surat keterangan domisili yang diperoleh dari kantor Lurah setempat.
Syarat itu dlampirkan karena saat ini proses PPDB masih memberlakukan sistem Zonasi atau ke wilayahan.
"Untuk keterangan domisili ini aturannya minimal dia telah tinggal minimal satu tahun di wilayah sekolah tempatnya akan mendaftar. Setelah semua persyaratanya dilampirkan, proses selanjutnya akan diverifikasi oleh panitia PPDB dan tinggal tunggu pengumuman," terangnya.
Untuk diketahui, tahun ini, PPDB online dilaksanakan dengan empat jalur yang masing-masing memiliki kuota, yaitu zonasi 50%, afirmasi 15%, perpindahan tugas orangtua/wali 5% dan prestasi 30%.
Berikut syaratnya dari setiap jalur, antara lain:
- Jalur Zonasi
- Untuk peserta didik berdomisili di dalam wilayah zonasi yang ditetapkan pemerintah daerah
- Kuota termasuk anak penyandang disabilitas
- Domisili calon peserta didik berdasarkan alamat pada KK yang diterbitkan paling singkat 1 tahun sejak tanggal pendaftaran PPDB
- KK bisa diganti dengan surat keterangan domisili dari RT atau RW yang dilegalisir oleh lurah / kepala desa atau pejabat setempat
- Jangka waktu tinggal peserta didik yang bersangkutan minimal 1 tahun
- Sekolah memprioritaskan peserta didik yang memiliki KK atau surat keterangan domisili yang sama dengan sekolah asal
- Jalur Afirmasi
- Untuk peserta didik yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu
- Ada bukti keikutsertaan dalam program penanganan keluarga tidak mampu dari pemerintah pusat atau daerat, seperti Kartu Indonesia Pintar dan sejenisnya.
- Berdomisili di dalam dan di luar wilayah zonasi sekolah
- Ada surat pernyataan keikutsertaan program tidak mampu dari orangtua/wali.
- Jika isi pernyataan palsu akan ditindaklajuti sesuai ketentuan undang-undang
- Perpindahan Tugas Orangtua/wali
- Dilengkapi dengan surat tugas orang tua dari instansi, lembaga, kantor atau perusahaan tempat orangtua bekerja
- Kuota termasuk untuk anak guru
- Jalur Prestasi
- Tidak berlaku untuk calon peserta didik baru TK dan SD kelas 1
- Ditentukan berdasarkan nilai ujian sekolah
Bisa menggunakan hasil lomba atau penghargaan di bidang akademik atau non-akademik tingkat nasional hingga internasional
- Bukti prestasi tersebut diterbitkan paling singkat 6 bulan dan paling lama 3 tahun
Pria di Bombana Sembunyikan Sabu Siap Edar di Dalam Sarung, Polisi Temukan 13,02 Gram, Ada Uang Tunai dan Ponsel
Manajemen PT RCP Bantah Keterkaitan Penangkapan Arlan dengan Perusahaan
Akibat Informasi Menyesatkan, Kantor PT RCP Jadi Sasaran Amukan Massa
Narkoba Jaringan Internasional Beraksi di Sultra, 6,5 Kg Sabu Diamankan, Ancaman Pidana Mati!
KPK Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan 31 RSUD di Indonesia, Total 8 Tersangka Ditahan
Berita BerikutnyaPT VDNI : 500 TKA China yang Bakal Datang di Sultra Sudah Kantongi Visa Kerja
Baca Lainnya
Posaline Dewi Kembali Diperiksa, Kejati Sultra Kembangkan Kasus Korupsi PT AMIN Rp 233 Miliyar
KENDARI, Sultranews.co.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali memeriksa terpidana kasus PT Alam Mitra Indah Nugraha (PT AMIN), Posaline Dewi, pada Selasa (14/7/2026). Posaline tiba di…
2 Pria Asal Kolaka Nekat Transaksi Sabu 100 Gram Dekat RS Bahteramas Kendari, Dibekuk Ditresnarkoba Polda Sultra
KENDARI, Sultranews.co.id - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Kota Kendari. Dalam operasi digelar, Selasa (12/5/2026) dini hari, polisi…
Bantuan Pangan Capai 10.405 Jiwa Terdampak Banjir di 6 Daerah Sulawesi Tenggara
KENDARI, Sultranews.co.id - Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Bulog menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada di Sulawesi Tenggara (Sultra), khususnya yang terdampak banjir. Keputusan penyaluran…
Jaksa Gadungan di Kendari Tipu Mahasiswa, Janjikan Kerja Penjaga Tahanan Kejaksaan, Uang Dipakai Foya-foya
KENDARI, Sultranews.co.id – Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), berhasil mengungkap kasus tindak pidana penipuan, Selasa (12/5/2026) sekira pukul 03.30 Wita. Polisi mengamankan seorang Jaksa Gadungan…
Kecanduan Sabu Pria 29 Tahun di Kota Kendari Gasak Mesin Cuci Orangtuanya, Dijual ke Rekan Sendiri Rp650 ribu
KENDARI, Sultranews.co.id – Seorang pria berinisial MT (29), di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan personel kepolisian. Usai menggasak perabot rumah tangga milik keluarganya, demi memenuhi…
Honda Scoopy Curian Dijual Rp3 Juta di Media Sosial, Dua Pria Dibekuk Polresta Kendari, Beraksi Usai Ambil Tempelan Sabu
KENDARI, Sultranews.co.id - Dua pelaku curanmor di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil dibekuk polisi, pada Minggu (29/03/2026). Kedua pelaku pencurian motor ini yakni pria berinisial DE…















