Kain Motif Sorume Kolaka Timur Tampil Memukau di Pameran Dekranas Kriyanusa

waktu baca 2 menit
Dibawah kendali Ketua Dekranasda Koltim Hartini Azis, motif Wulele Sorume ini, hadir sebagai bagian untuk mendukung perajin agar bisa berperan dalam perekonomian nasional, yang berlangsung Rabu-Minggu (13-17) September 2023.

JAKARTA, Sultranews.co.id – Sebelumnya, kain tenun bermotif “SORUME” kebanggaan Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) Sulawesi Tenggara (Sultra) ini pernah ditampilkan di kegiatan Fashion Week (IFW) 2023 yang digelar di Jakarta Convention Center, Jakarta, Sabtu (25/2/2023).

Kain tenun bermotif ‘SORUME’ khas dari Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), menjadi kebanggaan tersendiri bagi Sultra khususnya Koltim, tampil pada kegiatan Fashion Week (IFW) 2023 yang digelar di Jakarta Convention Center, Jakarta, Sabtu(25/2/2023).

Nama Sorume yang menjadi ikon Koltim, kembali menghiasi kegiatan Pameran Kriyanusa atau Kriya unggul Indonesia Maju 2023.

Kain Motif Wulele Sorume Momahe Koltim, tampil di Jakarta Convention Center (JCC) pada pameran yang menjadi program tahunan Dewan Kerajinan Nasional atau Dekranas ini.

Dibawah kendali Ketua Dekranasda Koltim Hartini Azis, motif Wulele Sorume ini, hadir sebagai bagian untuk mendukung perajin agar bisa berperan dalam perekonomian nasional, yang berlangsung Rabu-Minggu (13-17) September 2023.

Acara ini, secara resmi dibuka Ibu Negara Iriana Joko Widodo secara resmi di JCC Rabu tadi. Ia bersama Ketua Umum Dekranas Ibu Wury Ma’ruf Amin.

Dikatakan ibu negara, pameran tersebut merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Dekranas untuk mempromosikan produk-produk kriya dari seluruh daerah di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Panitia Pameran Kriyanusa 2023 Sri Suparni Bahlil mengatakan bahwa pameran mulai 13 hingga 17 September 2023 tersebut merupakan salah satu upaya Dekranas dalam pengembangan kapasitas pelaku usaha kriya.

“Kegiatan pameran ini merupakan salah satu wujud nyata Dekranas dalam upaya pengembangan kapasitas pelaku usaha kriya yang bertujuan untuk lokal mendorong penciptaan dan pengembangan produk-produk kriya lokal sekaligus melestarikan citra budaya seluruh daerah di Indonesia,” tutur Sri.

Baca Juga :  Pembukaan HUT Konawe Ditandai Pemukulan Gong Delapan Kali, Harmin Ramba: Angka Keberuntungan Saya

Sri menuturkan bahwa pameran Kriyanusa menghadirkan sebanyak 307 stan pameran yang berasal dari dekranasda provinsi, kabupaten/kota, kementerian, serta lembaga. Sri mengatakan, pameran tersebut melibatkan persaingan nasional untuk mengembangkan dan menampilkan produk unggulan khas Indonesia.

“Utamanya dapat membuka pandangan para pelaku usaha terhadap perkembangan desain terkini yang sesuai dengan selera pasar,” ucap Sri.

Usai acara pembukaan Kriyanusa, Ibu Negara dan anggota OASE KIM turut mengunjungi sejumlah stand pameran Kriyanusa yang menghadirkan produk-produk kriya lokal, termasuk melihat langsung Kain Motif Wulele Sorume Momahe Koltim. (rls)

SN