Linsis Ajak pemuda di Baubau Gunakan Hak Pilih Sebaik Mungkin di Pemilu 2024

waktu baca 2 menit
Lingkar Studi Sipanjonga, saat menggelar Demo Stalk Zero Golput.

BAUBAU, Sultranews.co.id – Lingkar Studi Sipanjonga (Linsis) mengajak pemilih muda yang terdiri dari kelompok milenial dan Gen Z untuk menggunakan hak pilihnya sebaik mungkin pada Pemilihan Umum (Pemilu) 14 Februari 2024.

Dengan menyasar para anak muda di Kota Baubau, Linsis menggelar Demo Stalk Zero Golput, yang diadakan di salah satu cafe, Senin malam (12/02/2024) dihadiri oleh para pemuda, antara lain mahasiswa.

Direktur Sekolah Rakyat Butuni Yadi Laode, yang menjadi pemateri pada kegiatan tersebut mengatakan, para pemuda mulai dari generasi milenial hingga gen-z agar jangan golput, harus mau menyalurkan hak suaranya.

Selain itu, melalui kegiatan ini juga, untuk meningkatkan partisipasi pemilih di Kota Baubau. Sebab, potensi sekarang ini lebih banyak dari kalangan milenial hingga gen z.

“Kalau digabung, klasifikasi pemilih yang muda ini sekitar 50 persen dari wajib pilih Kota Baubau. Jadi kita inginkan anak-anak muda ini mau memilih, jangan golput,” jelasnya.

Lanjutnya, di Pemilu 2024 ini, semua pemuda diinginkan terlibat dalam pesta demokrasi sekarang, agar bagaimana mau hadir di TPS untuk menyalurkan haknya sesuai dengan pilihan hati mereka.

Sebab, jika belajar dari pengalaman pada Pemilu 2014 dan 2019, rata-rata anak muda ini apolitis, tidak mau memilih karena alasan tertentu. Misalnya, sudah tidak percaya dengan kondisi demokrasi Pemilu yang diselenggarakan.

“Itu yang perlu ditekankan pada kelompok-kelompok anak muda sekarang, karena 5 atau 10 tahun lalu itu, tren anak anak muda dalam menyalurkan hak pilih nya itu kurang,” ungkapnya.

Sementara itu, Psikolog Dino Rizadman Rahia mengatakan, anak muda harus menyalurkan hak pilihnya karena ini adalah salah satu rasa bagaimana memupuk tanggungjawab dan berani membuat keputusan atau pilihan.

Baca Juga :  Harmin Ramba Ziarah Makam Raja Lakidende, Sebagai Bentuk Penghormatan Warisan Budaya Konawe

Dengan menyalurkan hak suaranya ini, dosen disalah Universitas Kota Baubau itu berharap, bagaimana para pemuda ini sebagai penerus bangsa bisa untuk menjadi orang yang memang bisa menentukan pilihannya kedepan untuk menjadi pemimpin di negeri ini.

“Jadi mereka, harus mampu untuk bisa mempertanggungjawabkan apa yang di pilih dan itu tidak membuat mereka untuk berpikir Golput,” tutupnya.

Laporan: Kyy