Paspampres Tinjau Lokasi Kesiapan Munas Kadin Indonesia di Kendari

KENDARI - Pasukan pengamanan presiden (Paspampres) hari meninjau langsung lokasi pembukaan Munas Kadin Indonesia (MKI) di Masjid Al Alam Kota Kendari, yang akan dihadiri langsung Presiden Joko Widodo pada tanggal 30 Juni 2021 mendatang.
Dikawal panitia Munas Kadin, Tim yang dipimpin Kapten Trianto, satu persatu mengevaluasi tenda dan panggung di pelataran Masjid Al Alam sebagai lokasi pembukaan Munas.
Ketua Panitia Lokal Munas Kadin, Suwandi Andi, membeberkan ada beberapa pentunjuk dan harus segera dibenahi oleh panitia. Misalnya, tentang bagaimana posisi panggung. Ini terkait kenyamanan karena situasi outdoor.
"Jangan sampai angin kencang. Panggung harus lebih permanen, lebih kuat agar tidak terjadi apa-apa," jelasnya.
Kemudian lanjut Suwandi, kesiapan lain terkait jumlah undangan yang masuk arena pembukaan. Dikatakannya bahwa panitia melakukan pembatasan dan menerapkan prokol kesehatan super ketat.
"Intinya kita batasi tamu yang hadir. Alhamdulillah pentunjuk sudah diberikan dan akan dilaksanakan. Usai dari Al Alam nanti pasti Paspampres juga mengecek tempat vaksinasi," Kata dia.
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sultra ini juga menjelaskan, sampai saat ini persiapan sudah diatas 90 persen mulai dari pemasangan atribut, perhotelan untuk tempat menginap peserta sudah dipesan termasuk Hotel Claro sebagai arena Munas sudah siap. Lalu mobil, tenda vaksin, tim medis, pengamanan dan hal lainnya sudah siap.
Setiap Kadin Provinsi akan mengirimkan 5 peserta yang terdiri dari 3 peserta yang memiliki hak pilih dan 2 orang sebagai peserta peninjau, ditambah pengurus Kadin pusat.
"Yang pasti semua sudah sangat siap. Dan protokol kesehatan akan diperketat. Siapapun wajib swab," tutupnya.
SNe - VIII dan vaksinasi gotong royong, sekaligus mengecek lokasi.
Dikawal panitia Munas Kadin, Tim yang dipimpin Kapten Trianto tersebut satu persatu mengevaluasi tenda dan panggung di pelataran Masjid Al Alam sebagai lokasi pembukaan Munas.
Ketua Panitia Lokal Munas Kadin, Suwandi Andi, membeberkan ada beberapa pentunjuk dan harus segera dibenahi oleh panitia. Misalnya, tentang bagaimana posisi panggung. Ini terkait kenyamanan karena situasi outdoor.
"Jangan sampai angin kencang. Panggung harus lebih permanen, lebih kuat agar tidak terjadi apa-apa," jelasnya.
Kemudian lanjut Suwandi, kesiapan lain terkait jumlah undangan yang masuk arena pembukaan. Dikatakannya bahwa panitia melakukan pembatasan dan menerapkan prokol kesehatan super ketat.
"Intinya kita batasi tamu yang hadir. Alhamdulillah pentunjuk sudah diberikan dan akan dilaksanakan. Usai dari Al Alam nanti pasti Paspampres juga mengecek tempat vaksinasi," Kata dia.
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sultra ini juga menjelaskan, sampai saat ini persiapan sudah diatas 90 persen mulai dari pemasangan atribut, perhotelan untuk tempat menginap peserta sudah dipesan termasuk Hotel Claro sebagai arena Munas sudah siap. Lalu mobil, tenda vaksin, tim medis, pengamanan dan hal lainnya sudah siap.
Setiap Kadin Provinsi akan mengirimkan 5 peserta yang terdiri dari 3 peserta yang memiliki hak pilih dan 2 orang sebagai peserta peninjau, ditambah pengurus Kadin pusat.
"Yang pasti semua sudah sangat siap. Dan protokol kesehatan akan diperketat. Siapapun wajib swab," tutupnya.
SN
Pria di Bombana Sembunyikan Sabu Siap Edar di Dalam Sarung, Polisi Temukan 13,02 Gram, Ada Uang Tunai dan Ponsel
Manajemen PT RCP Bantah Keterkaitan Penangkapan Arlan dengan Perusahaan
Akibat Informasi Menyesatkan, Kantor PT RCP Jadi Sasaran Amukan Massa
Narkoba Jaringan Internasional Beraksi di Sultra, 6,5 Kg Sabu Diamankan, Ancaman Pidana Mati!
KPK Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan 31 RSUD di Indonesia, Total 8 Tersangka Ditahan
Berita BerikutnyaAkibat Obat Nyamuk Bakar, Satu Rumah Warga di Kolut Ludes Terbakar
Baca Lainnya
Posaline Dewi Kembali Diperiksa, Kejati Sultra Kembangkan Kasus Korupsi PT AMIN Rp 233 Miliyar
KENDARI, Sultranews.co.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali memeriksa terpidana kasus PT Alam Mitra Indah Nugraha (PT AMIN), Posaline Dewi, pada Selasa (14/7/2026). Posaline tiba di…
2 Pria Asal Kolaka Nekat Transaksi Sabu 100 Gram Dekat RS Bahteramas Kendari, Dibekuk Ditresnarkoba Polda Sultra
KENDARI, Sultranews.co.id - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Kota Kendari. Dalam operasi digelar, Selasa (12/5/2026) dini hari, polisi…
Bantuan Pangan Capai 10.405 Jiwa Terdampak Banjir di 6 Daerah Sulawesi Tenggara
KENDARI, Sultranews.co.id - Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Bulog menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada di Sulawesi Tenggara (Sultra), khususnya yang terdampak banjir. Keputusan penyaluran…
Jaksa Gadungan di Kendari Tipu Mahasiswa, Janjikan Kerja Penjaga Tahanan Kejaksaan, Uang Dipakai Foya-foya
KENDARI, Sultranews.co.id – Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), berhasil mengungkap kasus tindak pidana penipuan, Selasa (12/5/2026) sekira pukul 03.30 Wita. Polisi mengamankan seorang Jaksa Gadungan…
Kecanduan Sabu Pria 29 Tahun di Kota Kendari Gasak Mesin Cuci Orangtuanya, Dijual ke Rekan Sendiri Rp650 ribu
KENDARI, Sultranews.co.id – Seorang pria berinisial MT (29), di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), diamankan personel kepolisian. Usai menggasak perabot rumah tangga milik keluarganya, demi memenuhi…
Honda Scoopy Curian Dijual Rp3 Juta di Media Sosial, Dua Pria Dibekuk Polresta Kendari, Beraksi Usai Ambil Tempelan Sabu
KENDARI, Sultranews.co.id - Dua pelaku curanmor di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil dibekuk polisi, pada Minggu (29/03/2026). Kedua pelaku pencurian motor ini yakni pria berinisial DE…















